Apa Itu Norma

4 Hal Penting Apa Itu Norma

Posted on
Bagikan ini :

MOVVIE.INFO | Apa Itu Norma – Norma berasal dari bahasa latin normal yang berarti penyiku. Penyiku diartikan sebagai pedoman ukuran aturan dan kebiasaan. Norma adalah patokan atau ukuran yang digunakan untuk mengukur suatu tindakan atau perbuatan manusia. Norma mempunyai fungsi rangkap yaitu sebagai suatu pedoman dan ukuran. Berikut beberapa pengertian tentang norma.

1. Pengertian Apa Itu Norma

Ilustrasi - Apa Itu Norma
Ilustrasi – Apa Itu Norma

a. Prof. Soedikno Mertokusumo (Pakar Hukum dari Indonesia) berpendapat norma adalah aturan hidup bagi manusia tentang hal yang seharusnya dilakukan dan hal yang seharusnya tidak dilakukan oleh manusia terhadap manusia lain.

b. James W. Van Der Zanden (Pengarang buku The Social Experience: an Introduction to Sociology ), berpendapat norma atau kaidah adalah petunjuk tingkah laku (perilaku) yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan suatu alasan (motivasi tertentu dengan disertai sanksi).

c. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), norma berarti aturan atau ketentuan yang mengikat warga masyarakat. Ketentuan tersebut digunakan sebagai panduan dan kendali dalam berperilaku. Selain itu, norma diartikan sebagai ukuran atau kaidah yang dipakai sebagai tolok ukur dalam menilai atau membandingkan sesuatu.

Norma ada karena masyarakat. Dengan kata lain, masyarakat adalah pembentuk dan pendukung norma. Norma dibentuk berdasarkan kebutuhan masyarakat untuk mewujudkan ketertiban. Ada beberapa norma dalam masyarakat. Ada yang bersifat universal ada juga yang lokal. Ini adalah point pertama apa itu norma.

2. Macam-macam Norma

Ilustrasi - Apa Itu Norma
Ilustrasi – Apa Itu Norma

Pada dasarnya norma berisi perintah dan larangan. Perintah merupakan kewajiban bagi seseorang untuk berbuat suatu kebaikan. Adapun larangan merupakan kewajiban seseorang untuk tidak berbuat keburukan atau suatu perbuatan yang berakibat buruk, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Perintah dan larangan tersebut akan menimbulkan aturan dan sanksi pada tiap-tiap norma. Norma dalam kehidupan masyarakat sangat beragam.

Apa itu Norma Berdasarkan Sumbernya, norma dapat dibedakan atas norma kesusilaan, norma kesopanan, norma agama, norma hukum, dan adat istiadat.

Baca Juga:  3 Hal Penting Pancasila

1) Norma Kesusilaan
Norma kesusilaan adalah peraturan sosial yang berasal dari suara hati nurani manusia yang menghasilkan akhlak. Norma kesusilaan berlaku umum bagi seluruh anggota masyarakat (universal). Contoh norma kesusilaan antara lain manusia tidak boleh menyakiti hati orang lain, bertindak adil, selalu berkata jujur, menghindari perasaan iri, dan tidak merasa tinggi hati. Sanksi bagi pelanggar norma kesusilaan bersifat tidak tegas, misalnya rasa penyesalan, bersalah, tertekan, tidak tenang, gelisah, dan malu sehingga akan memengaruhi mental pelaku pelanggaran.

2) Norma Kesopanan
Norma kesopanan merupakan peraturan sosial yang mengarah pada cara seseorang bertingkah laku secara wajar dalam kehidupan bermasyarakat. Norma kesopanan selalu mengedepankan asas kepantasan, kepatutan, dan kebiasaan yang seharusnya berlaku dalam kehidupan masyarakat. Norma kesopanan tidak berlaku secara umum. Tiap-tiap masyarakat memiliki batasan dan pandangan kesopanan yang berbeda-beda. Contoh: norma kesopanan antara lain tidak meludah di sembarang tempat, memberi atau menerima sesuatu dengan tangan kanan, menghormati orang yang lebih tua, serta bertegur sapa dengan orang yang dikenal. Pelanggar norma kesopanan akan mendapatkan sanksi berupa celaan, cemoohan, dan dikucilkan dari pergaulan.

3) Norma Agama
Norma agama merupakan peraturan yang bersifat mutlak, tidak dapat ditawar-tawar dan diubah aturannya. Norma agama berisi perintah dan aturan dari Tuhan Yang Maha Esa dan berlaku bagi orang-orang yang meyakini agama. Pelaksanaan norma agama bersifat otonom, artinya bebas bagi setiap individu sesuai kepercayaan yang diyakini. Pemeluk agama yang taat atau selalu menjalankan kaidah-kaidah agama akan mendapat pahala. Sebaliknya, seseorang yang melanggar norma agama akan mendapat dosa. Contoh penerapan norma agama dalam masyarakat antara lain rajin beribadah sesuai agama yang diyakini, menghormati kedua orang tua dan menjaga hubungan baik antarumat beragama, serta membantu orang yang mengalami kesusahan.

4) Norma Hukum
Norma hukum adalah peraturan yang berisi perintah dan larangan yang dibuat oleh pihak yang berwenang (negara) dan berlaku bagi semua warga negara tanpa kecuali (berlaku secara universal). Pelaksanaan norma hukum bersifat memaksa. Bagi pelanggar norma hukum akan mendapat sanksi yang tegas dan nyata berupa denda dan hukuman penjara atau hukuman mati. Contoh pelaksanaan norma hukum antara lain keharusan menyalakan lampu utama kendaraan pada malam dan siang hari, kewajiban membuat KTP untuk penduduk usia 17 tahun ke atas atau penduduk yang sudah menikah, kewajiban membawa SIM dan STNK saat berkendaraan, dan kewajiban membayar pajak.

Baca Juga:  Proses Perumusan Pancasila

5) Adat Istiadat
Adat istiadat merupakan norma yang berlaku bagi kelompok masyarakat tertentu. Oleh karena itu, adat istiadat bersifat lokal. Kelompok masyarakat tersebut sepakat memberlakukan adat istiadat tertentu dalam kehidupan. Masyarakat pendukung adat tidak pernah mempersoalkan pembenaran terhadap adat yang mereka kerjakan karena dasar pembenarannya adalah kehendak Tuhan. Adat istiadat merupakan kumpulan tata kelakuan yang memiliki kedudukan tinggi dalam masyarakat karena keberadaannya terintegrasi kuat dalam kehidupan masyarakat. Adat istiadat sering disebut norma adat yaitu peraturan-peraturan hukum tidak tertulis yang berkembang dan dipertahankan masyarakat secara turun-temurun.

Norma Berdasarkan Bentuknya
Berdasarkan bentuknya, apa itu norma dapat dibedakan atas norma tertulis dan tidak tertulis.

1) Tertulis
Norma tertulis adalah norma yang dinyatakan atau dideklarasikan dalam bentuk tertulis. Norma tertulis ini biasanya ditetapkan oleh pejabat yang berwenang. Akan tetapi, berdasarkan perkembangan zaman, norma tertulis yang disepakati oleh kelompok tertentu untuk mengatur anggotanya juga dapat berupa aturan-aturan tertulis bersifat resmi sebagai acuan berperilaku yang dirumuskan secara sistematis.

2) Tidak Tertulis
Norma tidak tertulis adalah norma yang terbentuk karena kebiasaan. Norma tidak tertulis dilaksanakan atas kesadaran tiap-tiap individu. Mereka menyadari pentingnya keberadaan norma untuk mewujudkan ketertiban. Norma tidak tertulis diakui dan disepakati keberadaannya oleh masyarakat secara alami melalui interaksi yang berlangsung lama. Agar lebih mudah kamu dapat membuat bagan norma seperti berikut. Itu adalah penjelasan kedua apa itu norma.

3. Ciri – Ciri Norma

Ilustrasi - Apa Itu Norma
Ilustrasi – Apa Itu Norma

Norma menjadi peraturan dasar dalam kehidupan masyarakat, Norma selalu dilaksanakan oleh individu atau kelompok untuk mencapai ketertiban. Adapun ciri-ciri norma dalam kehidupan masyarakat sebagai berikut.

a. Hasil Kesepakatan Bersama
Norma merupakan hasil kesepakatan anggota masyarakat. Kesepakatan tersebut dapat berupa norma yang tertulis dan tidak tertulis. Karena dibuat oleh masyarakat, norma harus ditaati dan dilaksanakan.

Baca Juga:  Arti Penting Pancasila di Indonesia

b. Tertulis dan Tidak Tertulis
Norma yang telah disepakati dapat berupa norma tertulis dan tidak tertulis. Norma tertulis bersifat resmi seperti norma hukum. Sementara itu, norma tidak tertulis bersifat tidak resmi seperti norma kebiasaan, tata kelakuan, cara, dan adat istiadat.

c. Bersifat Dinamis
Norma bersifat dinamis menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, norma selalu berubah menyesuaikan perubahan yang ada dalam masyarakat. Perubahan norma juga akan mengarahkan perubahan pola perilaku anggota masyarakat.

d. Adanya Sanksi
Salah satu ciri khusus apa itu norma adalah terdapat sanksi yang bersifat mengikat. Daya ikat sanksi dalam norma berbeda-beda. Biasanya, norma tertulis memiliki sanksi yang lebih kuat jika dibandingkan dengan norma tidak tertulis.

4. Arti Penting Norma Dalam Mewujudkan Keadilan

Ilustrasi - Apa Itu Norma
Ilustrasi – Apa Itu Norma

Fungsi Norma dalam Masyarakat
Dalam masyarakat norma memiliki beberapa fungsi penting sebagai berikut.
1) Petunjuk Arah dan Pedoman dalam Bersikap dan Bertindak
2) Pencegah Benturan Kepentingan dalam Kehidupan Masyarakat
3) Benteng Perlindungan bagi Keberadaan Masyarakat
4) Menciptakan Ketertiban dan Ketenteraman
5) Memberikan Rasa Keadilan dan Kepastian Hukum

Manfaat Menjalankan Norma dalam Masyarakat
1) Menjaga kebudayaan masyarakat.
2) Mencapai integrasi sosial.
3) Mewujudkan keteraturan sosial.
4) Mengendalikan perilaku individu.
5) Melindungi orang yang lemah.

Akibat Melanggar Norma dalam Masyarakat
1) Keretakan hubungan antar kelompok masyarakat.
2) Perubahan kepribadian pada individu seperti timbul rasa dendam, benci dan saling curiga.
3) Kerusakan harta benda dan hilangnya nyawa manusia.
4) Dominasi yang mengarah pada penaklukan salah satu pihak dalam konflik.

Penutup

Oke pembaca sekalian telah kita simak bersama mengenai apa itu norma dan telah kita ulas tuntas pada pembahasan diatas. Semoga dengan adanya artikel ini kita semua dapat senantiasa menjaga norma – norma yang ada dimana tempat kita tinggal. Semoga kita semua dapat hidup aman, damai dan sejahtera dimanapun berada. Terima kasih telah menyimak kita berjumpa di artikel selanjutnya ya.

Gravatar Image
Seseorang yang tertarik dengan teknologi, musik, film dan gundam. Berbagi kisah seputar film, mereview, membagikan pengalaman menonton dari segi cerita serta para tokoh yang ada. Berbagi informasi menarik lainnya. Enjoy Sharing'.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *